Beranda / Dokumen

PENGARUH SOSIOKULTURAL BUDAYA ISLAM TERHADAP SENI LUKIS KALIGRAFI DI INDONESIA

Sumber: jurnal.unipasby.ac.id | Rabu, 08 Agustus 2018 | 07:25:10 WIB Dibaca: 228 kali
883,760 KB

Kebudayaan Islam merupakan akar pengembangan kebudayaan Arab yang memiliki ciri ke Islaman dan membentuk corak dan gaya kesenian Islam sesuai dengan perspektif kesadaran Islam. Kesenian Islam tidak akan terbentuk dengan sendirinya tanpa mendapat pengaruh kesenian dari luar Islam, sehingga berpengaruh terhadap budaya masyarakatnya. Dalam hal ini tidak terlepas dari pengaruh akulturasi terhadap perkembangan budaya Islam. Salah satu wujud hasil kesenian Islam yakni dalam bidang seni rupa, berupa seni tulis kaligrafi. Ayat-ayat suci Al-Qur’an merupakan sumber inspirasi serta pengungkapan cita rasa bagi penciptaan seni tulis kaligrafi. Hubungan kerja sama bangsa Arab dengan Indonesia di bidang perdagangan sehingga menciptakan kreasi baru dalam seni kaligrafi Islam yang diwujudkan dalam bentuk seni lukis kaligrafi. Hal ini berdampak pula di Indonesia, sehingga perkembangan seni tulis kaligrafi Arab diwujudkan dalam bentuk seni lukis kaligrafi oleh para seniman di Indonesia. Terkit hal itu, adapun metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tahapan survei literatur dan analisa data terkait kesenian islam di Indonesia. Berdasarkan hasil data yang diperoleh bahwa pengaruh sosiokultural budaya islam terhadap kemunculan seni lukis kaligrafi di Indonesia ditandai dengan adanya bukti yaitu ditemukannya kaligrafi gaya Kufi yang telah berkembang di abad ke-11pada batu nisan makam Fatimah binti Maimun di Gresik (wafat 495 H/1082 M) dan beberapa makam lainnya pada abad ke-15. Adapun karakter khas dari seni Khath ialah bahwa kehadirannya merupakan gubahan kata-kata dari aksara dalam disain tertentu. Demikian dalam kaligrafi Arab, kata-kata disusun menjadi kalimat yang bersumber pada ayat-ayat Al-Qur’an atau Hadis. Ciri lain pada karya seni khat yang timbul karena sifat dari aksara Arab itu sendiri. Aksara Arab merupakan jenis tulisan yang elastis, tampil dengan bentuk keindahan yang sensitif. Selain itu, kaligrafi memiliki keunggulan pada gaya tulisannya berupa pola geometrisnya, serta lengkungan ritmisnya yang luwes sehingga mudah divariasikan.